"Kemanakah Iman di Diri Kita Berada"

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Salam sejahtra untuk kita semua dan Om Swastiastu
            Oke guys kali ini ada yang saran untuk kita berbagi bersama bersama atau menyelesaikan pertanyaan dalam hidup ini yaitu “Kemanakah iman di diri kita berada”, sebuah pertanyaan dalam hidup ini yang kita susah untuk di mengerti dan harus mencari dasar-dasar kebeneran tersebut.
Oke saya akan bedah perkata dahulu pertama “Iman” artinya kepercayaan, dimana hal tersebut dalam apapun yang kita lakukan tanpa kita sadari kita mengunakan iman tersebut untuk niat dan kita lakukan aktifitas tersebut.
 trus apa itu bisa di sebut dengan “iman di diri kita”? dengan arti bahwah “iman di diri kita” apapun yang kita yakini dan kita akan lakukan itu memperlukan iman untuk meyakinkan yang akan menjadi niat dalam segala aktifitas kita.
trus gimana jika kita melakukan hal yang buruk apa itu berdasarkan ”iman” kita? bukan, yang mempengaruhi hal terutama kurangnya ilmu pengetahuan yang kita miliki yang membuat kita melakukan kegiatan buruk (mungkar), atau kita sudah mengerti dan tau hal tersebut buruk untuk kita lakukan tapi kita lakukan di situlah “iman” kita tidak ada dan jika kita mengerti dan tau tapi jika kita tidak memberitahu kebenaran atau mencegah hal yang buruk hanya membenci hal tersebut maka di situlah serendah-rendahnya “iman” kita, dan dimana “iman” bisa di katakana naik turunya tingakat “keimanan” kita atau tidak ada sama sekali
jadi “Kemanakah Iman di Diri Kita Berada”, “iman” akan berada di diri seorang jika orang tersebut selalu melakukan hal yang baik, sesuai dengan penjelasan tenatang keberadaan “iman di diri kita”, dan apa yang mendasari “iman” tersebut pergi dari diri kita atau tidak ada, yaitu “Nafsu” yang membuat kita sering lupa akan hal yang kita lakukan itu bis


a berkelebihan dan berdampak buruk bagi ke “imanan” kita dan hal tersebut sebagamana musuh terbesarnya “iman” , karena “iman” bukan suatu hal yang mudah untuk di control,
trus bagaimana kita menjaga “iman” kita sedangkan “nafsu” selalu ada di setiap aktifitas kita?, jagalah dengan mengingat selalu pada Tuhan(allah) , yang dimana hidup di dunia ini hanyalah Ujian dari-Nya , maka di dunia ini kita harus lulus dari ujian untuk melanjukan kehidupan yang kekal di akhirat nanti, saya yakin “iman” lah salah satunya sebagai kunci kita masuk ke hidupan kekal yang begitu indah yaitu Surga(jannah), karena sesunggunya sebaik-baik manusia adalah manusia yang berguna terhadap orang lain, maka memperluka “iman” tersebut agar mencapai hal tersebut dan kita dapat menghidar dari keburukan(mungkar).
Sekian pembahasan yang begitu dalam mengenai “Kemanakah Iman di Diri Kita Berada”, begitu banyak hal yang pasitif yang kita dapat ambil dalam pembahasalan kali ini ,dan jangan lupa untuk tulis saranya atau comment dan ikuti selalu pertanyaan-pertanyaan di dalam hidup ini yang mungkin kita dapat mengetahuinya dalam berbagai macam sudut pandang
“tanpa kita sadari apapun yang kita lakukan akan menjadi cikal bakal apa yang akan terjadi”

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Salam sejahtra untuk kita semua dan Om Swastiastu. Terimakasih ^_^ 

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer