“2 sisi”
Baru mulai menulis kembali dan akhirnya ada alasan ku ingin menulis lagi, melihat dalam dari lingkungan ku, ku ingin berbagi cerita dengan kalian apa yang aku lihat lebih dari penglihatan yang di gunakan sebuah mata, dalam hal ini bertema “2 sisi” bukan berarti 2 kubu atau 2 objek, melainkan 1 objek yang kita melihat dari “2 sisi”
“2 sisi” merupakan apa yang kita bisa lihat lebih dari
sebuah mata melihat, dimana sebuah objek akan terlihat dari perbedaan perbedaan
yang di mengerti, karena dalam 1 obyek tidak mungkin tidak mempunyai “2 sisi”
yang di sini lah ku ingin berbagi cerita dengan kalian terkait “2 sisi” yang
akan ku jabarkan dengan bahasa-bahasa kritikan, berikut bahasanya:
- Gw suka cara berteman lu, tapi gw gak suka cara berkubu-kubuan lu
- Gw suka cara belajar lu, tapi gw gak suka cara pendoktrinan lu
Dalam
hal ini aku melihat di lingkungan ku, bahwa mereka baik membuat kajian dan
belajar, tapi mereka mengunakan manfaat itu untuk mendoktrin secara halus tanpa
disadari dengan memberikan penyampaian kepada mereka dan bersifat tertentu
mengajak beberapa orang saja yang ingin mereka masukan dalam kubu, untuk
menjadi masuk dalam bagian mereka.
- Gw suka ilmu dan wawasan lu, tapi gw gak suka etika dan akhlak lu
Dalam
hal ini aku melihat di lingkungan ku, bahwa mereka hebat dalam ilmu dan wawasan
hingga buku-buku Filsafat dan pemikiran bagaikan komik yang di baca dengan
mudahnya, tapi bagaimana dengan etika dan akhlak mereka?, seperti mereka
menjadi orang-orang hebat yang merendahkan orang-orang yang pada masa kuliahnya
banyak masalah, mereka kuliah yang lulus cepat memandang remeh orang-orang yang
kuliah terseret-seret oleh skripsi, mereka membuat pandangan bahwa orang-orang
yang kuliahnya terseret-seret oleh skripsi adalah orang-orang yang tak berguna,
padahal belum tentu seperti itu, karena coba kita lihat 2 sisi dari orang
tersebut, “apakah benar dia tidak berguna?”, karena tanpa disadari saat mereka
meninggalkan tugas-tugas kuliah mereka mengerjakan tugas untuk kebersamaan dan
masyarakat luas, “jadi manakah orang yang berguna atau tidak berguna?”, sebuah
doktrin yang tidak elegan dan sebuah pengelompokan yang tidak baik kalo hanya
mereka yang menganggap bahwa mereka benar dan yang lain salah, dan itu yang
tidak di mengerti oleh banyak-banyak temen seperjuangan ku
Dalam tulisan ini ada maksud
ku ingin membuat teman-teman sadar akan pergerakan mereka yang sangat halus, ku
ingin teman-teman bisa melihat “2 sisi” dan tidak menilai orang tanpa berbicara
atau bercanda gurau dengan orang yang teman-teman anggap tidak baik, karena
sungguh lemah otak kita jika mana hanya melihat dari “1 sisi” yang menjadikan suatu penilaian yang tidak benar, semoga apa yang kalian mengerti apa yang aku
ceritakan dalam kata-kata di atas, rasa kekecewaan ku pada mereka yang membuat
teman-teman ku menjadi menjauh dari ku, dan teman ku menjadi di asingkan oleh
yang lainnya, sadarlah bahwa niat yang baik akan menjadikan hal yang baik, dan
niat yang tidak baik akan membuat kerugian saja.


Komentar
Posting Komentar